Kebutuhan Personal Hygiene pada Ibu Nifas
Disunting oleh Diyah Pratiwi
Kebutuhan Personal Hygiene pada Bunda Nifas
Kebersihan diri Bunda membantu mengurangi sumber infeksi dan meningkatkan perasaan nyaman pada Bunda. Anjurkan Bunda untuk menjaga kebersihan diri dengan cara mandi yangteratur minimal 2 kali sehari, mengganti pakaian dan alas tempat tidur serta lingkungan dimana Bunda tinggal.Bunda harus tetap bersih, segar dan wangi. Merawat perineum dengan baik dengan menggunakan antiseptik (PK / Dethol) dan selalu diingatkan bahwa membersihkan kewanitaan dari arah depan ke belakang. Jaga kebersihan diri secara keseluruhan untuk menghindari infeksi, baik pada luka jahitan maupun kulit.
a. Pakaian
Sebaiknya pakaian dalam terbuat dari bahan yang mudah menyerap keringat karena produksi keringat menjadi banyak. Produksi keringat yang tinggi berguna untuk menghilangkan ekstravolume saat hamil. Sebaiknya, pakaian agak longgar di daerah dada sehingga payudara tidak tertekan dan kering. Demikian juga dengan pakaian dalam, agar tidak terjadi iritasi (lecet) pada daerah sekitarnya akibat lochea.
b. Kebersihan rambut
Setelah bayi lahir, Bunda mungkin akan mengalami kerontokan rambut akibat gangguan perubahan hormon sehingga keadaannya menjadi lebih tipis dibandingkan keadaan normal. Jumlah dan lamanya kerontokan berbeda-beda antara satu wanita dengan wanita yang lain. Meskipun demikian, kebanyakan akan pulih setelah beberapa bulan. Cuci rambut dengan conditioner yang cukup, lalu menggunakan sisir yang lembut. Hindari penggunaan pengeringrambut.
c. Kebersihan kulit
Setelah persalinan, ekstra cairan tubuh yang dBundatuhkan saat hamil akan dikeluarkan kembal imelalui air seni dan keringat untuk menghilangkan pembengkakan pada wajah, kaki, betis,dan tangan Bunda. oleh karena itu, dalam minggu-minggu pertama setelah melahirkan, Bunda akan merasakan jumlah keringat yang lebih banyak dari biasanya. Usahakan mandi lebih sering dan jaga agar kulit tetap kering.
d. Kebersihan vulva dan sekitarnya.
· Mengajarkan Bunda membersihkan daerah kelamin dengan cara membersihkan daerah disekitar vulva terlebih dahulu, dari depan ke belakang, baru kemudian membersihkan daerah sekitar anus. Bersihkan vulva setiap kali buang air kecil atau besar.
· Sebaiknya Bunda sering mengganti pembalut atau kain pembalut setidaknya dua kali sehari. Kain dapat digunakan ulang jika telah dicuci dengan baik dan dikeringkan dibawah matahari atau disetrika.
· Sarankan Bunda untuk mencuci tangan dengan sabun dan air sebelum dan sesudahmembersihkan daerah kelaminnya.
· Jika Bunda mempunyai luka episiotomi atau laserasi, sarankan kepada Bunda untuk menghindari menyentuh luka, cebok dengan air dingin atau cuci menggunakan sabun. Perawatan luka perineum bertujuan untuk mencegah infeksi, meningkatkan rasa nyaman dan mempercepat penyembuhan. Perawatan luka perineum dapat dilakukan dengan cara mencuci daerah genital dengan air dan sabun setiap kali habis BAK/BAByang dimulai dengan mencuci bagian depan, baru kenudian daerah belakang.
Akibat Kurangnya atau tidak Menjaga Personal Hygiene :
a. Bunda Mudah Sakit
b. Bunda terlihat kotor/ kurang bersih
c. Bayi Bunda sakit
d. Bunda kurang percaya diri
e. Bunda mengalami infeksi
Salam GIAT
Gerakan Ibu Anak Sehata Kota Semarang
Bidang Kesehatan Masyarakat
Dinas Kesehatan Kota Semarang
MG Setos Jl. Inspeksi Gajahmada , Sekayu, Semarang
Telp 024-8415269-8318070