Cara mengatasi bayi tidak mau menyusu
Disunting oleh Diyah Pratiwi
Menyusui dan menyusu adalah kegiatan mutualisme. Apabila kegiatan itu tidak terlaksanakan, maka ada beberapa bahaya yang menghadang baik Bunda dan bayi. Proses menyusui bukan hal yang mudah, terutama karena untuk proses menyusui yang lancar dibutuhkan kenyamanan dan kelancaran dari pihak Bunda dan si kecil. Bila si kecil tidak memiliki masalah membiasakan diri dengan payudara Bunda, bisa jadi yang menjadi masalah adalah produksi ASI Bunda yang tidak cukup untuk si kecil. Sebaliknya, masalah juga bisa terjadi bila produksi ASI Bunda melimpah tapi si kecil tidak mau menyusui langsung dari payudara Bunda (nursing strike).
Mogok menyusu alias nursing strike bisa terjadi pada bayi manapun, termasuk pada bayi yang pada awalnya tidak mengalami masalah apapun pada proses menyusui. Jadi bila tiba-tiba si kecil menolak menyusui, bisa jadi dia sedang mogok menyusui. Ketika bayi tidak mau menyusu atau menolak menyusu padahal tidak sedang disapih, ini adalah caranya berkomunikasi untuk mengatakan ada sesuatu yang salah. Mungkin bayi tidak mau menyusu karena:
a. Rasa ASI berubah akibat dari makanan dimakan. Rasa ASI juga bisa berubah karena perubahan hormon dan pengaruh obat atau vitamin yang Bunda konsumsi.
b. Sakit mulut dari tumbuh gigi, sakit gusi, demam, atau infeksi seperti sariawan bisa menjadi salah satu penyebab bayi menolak menyusu. Selain itu, infeksi telinga juga dapat menyebabkan tekanan atau nyeri saat menyusui.
c. Hidung tersumbat membuat bayi sulit bernapas saat menyusui.
d. Si kecil suka menghisap jempol atau terlalu sering minum ASI dari botol. Hal ini bisa berakibat pada berkurangnya produksi ASI
e. Mastitis adalah infeksi payudara yang bisa mengurangi produksi ASI dan membuat rasa ASI lebih asin karena meningkatnya kadar sodium dalam tubuh Bunda.
f. Perubahan aroma tubuh Bunda. Ini bisa disebabkan dari penggunaan sabun atau perlengkapan mandi lainnya yang Bunda gunakan.
g. Gangguan dalam rutinitas atau jadwal menyusui bayi Bunda
h. Stres. Bayi juga bisa mengalami stres karena disebabkan perubahan lingkungan seperti ikut perjalanan jauh, menyusu di ruang yang berisik, hingga pindah ke rumah baru. Reaksi Bunda yang berlebihan saat bayi menggigit puting juga bisa membuat bayi takut dan tidak mau menyusu. (dr. Damar Upahita-Dokter Umum).
Cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi bayi yang menolak menyusu, yaitu:
a. Cobalah menyusui saat bayi sangat mengantuk. Banyak bayi yang menolak untuk menyusui saat mereka terjaga.
b. Kunjungi dokter untuk mengetahui dan mengobati masalah kesehatan yang membuat bayi menolak menyusui.
c. Cobalah untuk mengubah posisi menyusui. Bayi bisa merasa nyaman pada salah satu posisi menyusui dan tidak nyaman dengan posisi yang lainnya. Carilah posisi yang membuat bayi nyaman saat menyusui.
d. Menyusui bayi sambil mengayunkan atau berjalan bisa jadi membuat bayi lebih nyaman.
e. Menyusui di tempat yang bebas gangguan, seperti di ruangan dengan pencahayaan yang remang-remang dan sepi, jauh dari suara radio atau televisi.
f. Berikan bayi kontak dari kulit ke kulit, misalnya dengan menyusui tanpa mengenakan baju.
Salam GIAT
Gerakan Ibu Anak Sehat Kota Semarang
Bidang Kesehatan Masyarakat
Dinas Kesehatan Kota Semarang
MG Setos Jl. Inspeksi Gajahmada , Sekayu, Semarang
Telp 024-8415269-8318070